PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) telah membenarkan adanya rumor mengenai rencana merger antara dua raksasa otomotif Jepang, Nissan Motor dan Honda Motor. Indomobil sendiri merupakan agen pemegang merek (APM) untuk berbagai merek kendaraan, termasuk Nissan.
Apabila rencana merger ini terealisasi, hal ini tentu akan berdampak pada strategi bisnis dan operasional Indomobil, khususnya dalam distribusi dan layanan purna jual untuk merek Nissan di Indonesia. Direktur Utama Indomobil Sukses, Jusak Kertowidjojo, menjelaskan bahwa hingga saat ini, belum ada pembicaraan antara Indomobil dan Nissan terkait aksi korporasi tersebut.
“Informasi terkait merger memang benar. Namun, sampai saat ini, belum ada pembicaraan antara Indomobil dengan Nissan Global mengenai rencana merger dengan Honda Motor,” ujar Jusak Kertowidjojo saat menjawab pertanyaan dari Bursa pada Jumat, 20 Desember 2024.
Lebih lanjut, manajemen Indomobil mengungkapkan bahwa mereka belum dapat memberikan penjelasan mengenai dampak jangka pendek dan jangka panjang yang mungkin timbul akibat penggabungan usaha ini. Ini termasuk pengaruh terhadap operasional, penjualan produk Nissan di Indonesia, serta pendapatan dan laba operasional perusahaan.
Sementara itu, saham Indomobil terlihat mengalami penurunan sejak rumor merger ini mulai beredar. Pada tanggal 19 dan 20 Desember 2024, saham Indomobil mengalami penurunan masing-masing sebesar 3,72 persen hingga mencapai harga Rp905 dan 1,1 persen hingga mencapai harga Rp895.
“Tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang dapat mempengaruhi perusahaan dan harga saham perusahaan,” jelas Jusak lebih lanjut.
Menurut laporan dari Forbes pada Rabu, 18 Desember 2024, negosiasi merger ini juga melibatkan Mitsubishi Motors, mengingat Nissan merupakan pemegang saham terbesar Mitsubishi dengan porsi 24 persen. Jika kesepakatan ini tercapai, Honda dan Nissan akan tetap beroperasi sebagai perusahaan terpisah, tetapi keduanya akan berada di bawah satu perusahaan induk yang baru dibentuk.
Aksi korporasi ini berpotensi menciptakan produsen mobil terbesar ketiga di dunia yang dapat bersaing dengan dua raksasa otomotif lainnya, yaitu Toyota Motor Corp dan Volkswagen AG dari Jerman.
Indomobil Nissan Honda merger otomotif