Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada hari ini. Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Andyawan Martono, S.I.P., M.Tr.(Han).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau lokasi yang direncanakan sebagai arena latihan gabungan untuk matra darat, laut, dan udara. Menhan ingin memastikan bahwa lokasi tersebut siap digunakan, sehingga dapat meningkatkan sinergi operasional Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung sistem pertahanan nasional yang terintegrasi dan adaptif.
Latihan gabungan ini merupakan bagian dari program strategis yang dikenal dengan nama Perisai Trisula Nusantara. Program ini dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, saat menjabat sebagai Menhan. Fokus utama dari inisiatif ini adalah modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) dan peningkatan interoperabilitas TNI untuk menghadapi berbagai ancaman strategis di masa depan.
Pemerintah Indonesia melalui langkah ini menegaskan komitmennya dalam menciptakan keamanan nasional yang kokoh dan berkelanjutan. Kerjasama antara pemerintah dan TNI diharapkan menjadi landasan penting menuju stabilitas nasional, yang mendukung visi Indonesia Emas 2045 yang berdaulat, aman, dan maju.
Dengan adanya latihan gabungan ini, diharapkan TNI dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi tantangan yang mungkin muncul. Hal ini juga menunjukkan bahwa TNI selalu siap menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
"TNI Angkatan Udara - Jauh di Langit Dekat di Hati", menjadi slogan yang menggambarkan kedekatan TNI dengan masyarakat dalam menjaga keamanan nasional.
Menhan RI latihan gabungan Kalimantan Utara TNI