Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

AfD Usulkan Program Pemilihan dengan Kebijakan Kontroversial

Partai Alternatif untuk Jerman (AfD) baru saja mengajukan draf program pemilihan mereka yang mengusulkan beberapa kebijakan kontroversial. Dalam rencana tersebut, AfD menginginkan agar Jerman keluar dari Uni Eropa (EU) yang saat ini ada dan menghentikan penggunaan Euro, serta hanya memperbolehkan aborsi dalam kasus-kasus tertentu. Program ini direncanakan akan disetujui pada bulan Januari mendatang.

AfD mengungkapkan visi mereka tentang masa depan Jerman yang berada di luar kerangka EU saat ini. Mereka menyebutkan konsep "Eropa dari Negara-Negara", yang berarti adanya kerjasama antar negara sebagai satu kesatuan ekonomi dan kepentingan. Dalam pernyataannya, AfD menekankan, "Kami menganggap bahwa keluarnya Jerman dari Uni Eropa dan pembentukan komunitas Eropa yang baru adalah hal yang diperlukan."

Kebijakan tentang Euro juga menjadi sorotan. AfD mengklaim bahwa Euro telah menjadi "transfer union" dan menyatakan keinginan untuk kembali menggunakan D-Mark sebagai mata uang Jerman.

Terkait perubahan iklim, AfD berpendapat bahwa fenomena ini telah ada sepanjang sejarah dan disebabkan oleh banyak faktor. Mereka meragukan kontribusi manusia terhadap perubahan iklim dan menyatakan bahwa kerusakan akibat cuaca ekstrem, seperti yang terjadi di Ahrtal, merupakan akibat dari kegagalan politik, termasuk kurangnya infrastruktur seperti bendungan.

Dalam konteks konflik di Ukraina, AfD menyerukan penghapusan sanksi ekonomi terhadap Rusia. Mereka menyatakan bahwa perang di Ukraina telah mengganggu tatanan perdamaian Eropa, tanpa mengecam serangan Rusia terhadap Ukraina.

AfD juga berkomitmen untuk mengurangi anggaran yang dialokasikan untuk migrasi dan suaka. Dalam draf program mereka, partai ini mengusulkan agar dilakukan kontrol perbatasan dan penolakan terhadap pengungsi di perbatasan. Mereka ingin agar pengungsi dapat ditahan di perbatasan dan mengusulkan agar mereka yang datang dari Ukraina tidak berhak atas bantuan sosial seperti "Bürgergeld". Secara keseluruhan, AfD ingin memberikan bantuan kepada pengungsi yang diwajibkan untuk keluar dengan jumlah yang dianggap sebagai "minimum yang layak untuk hidup".

Dengan berbagai kebijakan dan pandangan yang diusulkan, draf program ini tentu akan memicu banyak perdebatan di masyarakat menjelang pemilihan mendatang.

library_books Tagesschau