Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kepala Pusing: Jenis, Penyebab, dan Fakta Menarik

Setiap orang mungkin pernah mengalami kepala pusing atau sakit kepala. Umumnya, sakit kepala bersifat sementara dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, jika sakit kepala sering terjadi tanpa sebab yang jelas, hal ini dapat dianggap sebagai suatu penyakit. Menurut data dari Asosiasi Migrain dan Sakit Kepala Jerman (DMKG), sekitar 70% orang mengalami sakit kepala dalam setahun, dengan perempuan lebih sering terkena dibandingkan laki-laki.

Para ahli membedakan antara dua jenis sakit kepala, yaitu sakit kepala primer dan sekunder. Sakit kepala primer termasuk migrain dan sakit kepala tegang, sedangkan sakit kepala sekunder merupakan gejala dari penyakit lain, seperti flu atau tekanan darah tinggi. Dengan kata lain, sakit kepala sekunder tidak berdiri sendiri, tetapi disebabkan oleh masalah kesehatan yang mendasarinya.

Jenis sakit kepala yang paling umum adalah sakit kepala tegang. Kebanyakan orang hanya mengalaminya sesekali. Rasa sakit pada umumnya menjalar ke seluruh kepala, dan biasanya terasa tumpul serta menekan. Intensitas sakit kepala tegang biasanya ringan hingga sedang, sehingga meskipun terasa mengganggu, tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari secara berarti.

Di sisi lain, migrain merupakan jenis sakit kepala yang kedua paling umum di Jerman. Sakit kepala ini bisa muncul sejak masa kanak-kanak. Namun, migrain sering kali mulai muncul pada usia 20 hingga 30 tahun, dan paling jelas terasa antara usia 40 dan 50 tahun. Dalam usia yang lebih tua, migrain cenderung menjadi lebih ringan dan terjadi lebih jarang.

Menurut penelitian, sekitar 15 hingga 25 persen orang dengan migrain mengalami migrain dengan aura. Aura adalah kondisi di mana muncul gejala neurologis sebelum sakit kepala migrain, seperti gangguan penglihatan, hingga gejala lainnya yang berlangsung kurang lebih satu jam. Contohnya termasuk penglihatan berkilau, kehilangan bidang pandang, hingga gangguan berbicara.

Sementara itu, satu dari 1.000 orang mengalami sakit kepala cluster. Jenis sakit kepala ini sangat menyakitkan dan biasanya terjadi di satu sisi kepala, khususnya di area pelipis dan mata. Rasa sakitnya sangat tajam dan mengganggu.

Mengetahui berbagai jenis dan gejala sakit kepala dapat membantu kita mengelola dan mencari pengobatan yang tepat. Jika kepala pusing terjadi berulang kali, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar dapat ditemukan penyebabnya dan ditangani dengan baik.

library_books Tagesschau