Presiden baru Amerika Serikat akan mewarisi sejumlah krisis yang kompleks. Saat ini, Amerika mendukung dua sekutu penting, yaitu Ukraina dan Israel, yang tengah berjuang dalam perang yang berkepanjangan. Di sisi lain, ketegangan juga meningkat di Asia, dengan potensi konflik yang bisa terjadi terkait Taiwan, Korea, atau Filipina.
Situasi ini menjadi semakin sulit untuk dikelola karena empat kekuatan otoriter terkemuka—yaitu Tiongkok, Rusia, Iran, dan Korea Utara—semakin sering bekerja sama. Ancaman nuklir juga semakin meningkat, menambah kekhawatiran di kalangan negara-negara lain.
Selama kampanye pemilihan, Donald Trump seringkali berlebihan dalam menggambarkan kemungkinan terjadinya "perang dunia ketiga". Di lain sisi, ia juga menunjukkan sikap santai mengenai kemampuannya untuk mencegah hal tersebut, tanpa menjelaskan bagaimana cara melakukannya.
Menentukan apa yang akan dilakukan Mr. Trump ke depan cukup sulit. Berbagai prediksi tentang langkah-langkahnya bisa saja menambah kekacauan di tahun mendatang. Dengan situasi global yang terus berkembang, tantangan bagi presiden baru ini akan sangat besar, dan dunia akan terus memantau langkah-langkah yang akan diambilnya.
presiden baru krisis global Ukraina Israel Asia