Waymo, perusahaan robotaxi terbesar di Amerika Serikat, sedang mempersiapkan rencana untuk memperluas bisnisnya ke luar negeri. Pada awal tahun depan, mereka akan memulai uji coba robotaxi di Tokyo, Jepang. Ini adalah langkah pertama Waymo untuk memasuki pasar internasional.
Waymo, yang merupakan anak perusahaan dari Alphabet Inc., akan mengirimkan armada mobil listrik Jaguar I-Pace SUV ke Jepang. Mobil-mobil ini akan digunakan untuk memetakan beberapa distrik terpadat di pusat kota Tokyo. Pemetaan ini penting untuk memastikan bahwa layanan robotaxi dapat berjalan dengan baik di area yang ramai.
Untuk membantu proses ini, Waymo telah menjalin kemitraan dengan Nihon Kotsu, operator taksi terbesar di Jepang, serta operator aplikasi taksi GO. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pengenalan robotaxi di Tokyo.
Sementara itu, Waymo juga terus memperluas layanan robotaxi di beberapa kota di Amerika Serikat. Mereka berencana untuk meluncurkan layanan angkutan di Miami tahun depan, serta di Austin dan Atlanta. Ini menunjukkan komitmen Waymo untuk menjadi pemimpin dalam industri transportasi tanpa pengemudi.
Meskipun demikian, Waymo belum mengumumkan kapan tepatnya kendaraan tanpa pengemudi ini akan mulai beroperasi secara komersial di Jepang. Namun, langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut serius dalam mengembangkan teknologi transportasi masa depan.
Dengan semakin banyaknya kota yang menjadi tujuan uji coba, masyarakat akan semakin mengenal dan memahami manfaat dari robotaxi. Di masa depan, kita mungkin akan melihat lebih banyak kendaraan tanpa pengemudi di jalanan, baik di Jepang maupun di Amerika Serikat.
Waymo robotaxi Tokyo uji coba Jepang