Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Negara Arab Serukan Transisi Damai di Suriah

Negara-negara Arab Serukan Transisi Damai di Suriah

Menteri luar negeri dari delapan negara Arab, termasuk Yordania, Irak, Arab Saudi, Mesir, Lebanon, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Qatar, telah mengadakan pertemuan di Yordania untuk membahas situasi di Suriah. Mereka menyerukan agar terjadi transisi damai di negara tersebut setelah jatuhnya rezim Presiden Bashar al-Assad. Dalam pernyataan mereka, para menteri menekankan pentingnya melibatkan semua kekuatan politik dan sosial dalam proses ini. Mereka juga meminta dukungan dari PBB dan Liga Arab untuk mendukung proses politik di Suriah.

Pemerintah Jerman menyambut baik pertemuan ini. Dalam pertemuan tersebut, duta besar Jerman juga hadir sebagai tanda dukungan untuk upaya mencari solusi damai.

Sementara itu, kelompok pemberontak Islamis di Suriah, Haiat Tahrir al-Scham (HTS), telah mempersiapkan ofensif untuk menggulingkan Assad selama bertahun-tahun. Menurut HTS, mereka mulai merencanakan serangan ini secara konkret setahun yang lalu setelah mengalami kerugian wilayah akibat serangan tentara Assad pada tahun 2019. HTS kemudian mengambil alih kendali beberapa kelompok oposisi di bagian barat laut Suriah dan membentuk pasukan yang disiplin.

Pada akhir bulan November, aliansi pemberontak merasa waktu sudah tepat untuk melancarkan ofensif, karena sekutu utama Assad, yaitu Hezbollah dan Rusia, tengah terlibat dalam konflik lain.

Sementara itu, milisi Hezbollah dari Lebanon mengakui bahwa jalur pasokan mereka yang berhubungan dengan Iran telah terputus melalui Suriah.

Di sisi lain, situasi di Gaza semakin memprihatinkan. Sebuah serangan udara Israel dilaporkan telah menewaskan sedikitnya sepuluh orang dan melukai banyak lainnya di kota Deir al-Balah, Gaza. Menurut laporan dari Palestina, serangan tersebut menghancurkan sebuah gedung komunitas yang menjadi tempat berlindung bagi banyak pengungsi. Namun, informasi ini belum dapat diverifikasi secara independen. Tentara Israel menyatakan bahwa mereka sedang memeriksa laporan tersebut.

Kondisi di Suriah dan Gaza semakin memanas, dan masyarakat internasional terus mengamati perkembangan ini dengan cermat.

library_books Tagesschau