Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,82% pada sesi pertama hari Kamis, 12 Desember 2024. IHSG ditutup pada angka 7.403,56, menunjukkan tren negatif yang berlanjut.
Penurunan ini didorong oleh sektor-sektor utama yang juga mengalami penurunan. Sektor teknologi turun 1,04%, diikuti oleh sektor keuangan yang turun 0,97%. Selain itu, sektor infrastruktur dan perindustrian juga mengalami penurunan masing-masing 0,76% dan 0,69%.
Saham-saham besar, yang dikenal dengan nama Big Caps, menjadi penyebab utama penurunan IHSG. Beberapa saham yang memberikan kontribusi negatif terbesar adalah BBCA yang menekan 11,37 poin, BMRI dengan 10,99 poin, dan BBRI yang menyusut 9,11 poin. Saham lain yang juga berkontribusi adalah TLKM dengan 7,91 poin, ASII 6,53 poin, GOTO 4,53 poin, BBNI 4,04 poin, dan ADRO 1,82 poin.
Dari sisi global, bursa ekuitas di Wall Street menunjukkan hasil yang bervariasi. Pada hari Rabu, indeks acuan S&P 500 ditutup menguat, sementara indeks Nasdaq juga berada di atas angka 20.000 poin untuk pertama kalinya. Hal ini terjadi setelah laporan inflasi Amerika Serikat meningkatkan harapan akan penurunan suku bunga oleh The Fed.
Dengan IHSG yang melemah semakin dalam ke level 7.300-an, banyak yang bertanya-tanya ke mana arah pasar saham ini akan bergerak selanjutnya. Menjelang momentum window dressing, para investor juga mempertanyakan rekomendasi untuk saham-saham Big Caps yang kembali mengalami penurunan.
Untuk mendapatkan analisis lebih mendalam mengenai arah IHSG dan rekomendasi saham, saksikan pembahasan di IDX 2nd session closing yang akan disiarkan secara langsung sore ini pukul 15:30 WIB. Acara ini dapat disaksikan melalui IDX Channel di beberapa saluran seperti MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, INDI HOME Ch 119, FIRST MEDIA Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137, dan MY REPUBLIK Ch 576. Juga tersedia LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS store.
IHSG Bursa Saham Teknologi Keuangan