Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penembak Muenchen Ternyata Remaja Berusia 18 Tahun dari Austria

Seorang pria berusia 18 tahun dari Austria, yang diyakini sebagai pelaku penembakan di Muenchen, telah tewas setelah ditembak oleh polisi. Pria itu diketahui bernama Emra I. dan lahir pada tahun 2006 di Austria. Menurut informasi yang dirilis oleh kepolisian, Emra I. terakhir tinggal di wilayah Salzburg.

Investigasi dari beberapa media, termasuk WDR, NDR, dan Süddeutsche Zeitung, mengungkapkan bahwa Emra berasal dari keluarga Bosnia. Tahun lalu, pihak berwenang Austria telah memperhatikan perilaku Emra yang mungkin terkait dengan radikalisasi Islam. Ia tercatat sebagai seorang Muslim yang sangat taat di sekolah dan sering terlibat konflik dengan teman-teman sekelasnya.

Akibat perilakunya, Badan Perlindungan Konstitusi dan Penanggulangan Terorisme (LVT) di Salzburg melakukan penggeledahan di rumah Emra. Selama penggeledahan tersebut, mereka menemukan barang-barang yang mengindikasikan ia memiliki pandangan ekstremis. Dikatakan bahwa Emra I. diduga merupakan pendukung kelompok teroris Suriah, Jabhat al-Nusra.

Di Jerman, pihak berwenang tidak mencatatkan Emra I. sebagai seorang Islamis radikal sebelumnya. Menurut informasi kepolisian, pada hari Kamis sore, ia telah mengemudikan mobil dari Salzburg menuju Muenchen. Para penyidik percaya bahwa ia merencanakan serangan terhadap Konsulat Jenderal Israel, bertepatan dengan peringatan serangan teroris Palestina terhadap tim Olimpiade Israel pada tahun 1972.

Dalam pernyataannya, Menteri Dalam Negeri Bayern, Herrmann, mengindikasikan bahwa kemungkinan adanya rencana serangan terhadap konsulat Israel tidak bisa diabaikan. Namun, ia menambahkan bahwa investigasi lebih lanjut diperlukan untuk memahami latar belakang kejadian ini. Sementara itu, pihak berwenang masih belum memberikan informasi konkret mengenai motif di balik rencana serangan tersebut.

library_books Tagesschau