Delegasi dari International Federation of Journalists (IFJ) dari Malaysia telah memulai misi media ke Indonesia yang berlangsung selama lima hari. Misi ini bertujuan untuk pertukaran pengetahuan, keterlibatan lintas negara, dan membangun jaringan antara jurnalis dari kedua negara.
Hari pertama misi ini diadakan di Yogyakarta. Delegasi Malaysia bertemu dengan perwakilan dari Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) yang hadir dari berbagai cabang, termasuk AJI Yogyakarta dan AJI Kota Solo. Dalam pertemuan tersebut, mereka mendiskusikan isu-isu yang mempengaruhi representasi dan pelaporan mengenai komunitas LGBTQIA+ di Indonesia. Diskusi ini dipimpin oleh Bunda Rully Malay dan rekan-rekannya dari Yayasan Kebaya, sebuah pusat krisis transgender yang berada di Yogyakarta.
Hari kedua, delegasi dilanjutkan dengan kunjungan ke Semarang. Di sana, mereka disambut oleh anggota AJI Semarang dan bertemu dengan Mas Gun dari komunitas adat Sedulur Sikep. Mereka membahas tantangan yang dihadapi dalam jurnalisme investigatif terkait proyek penambangan semen di daerah tersebut. Diskusi ini juga mencakup langkah-langkah ke depan untuk pelaporan lingkungan di Indonesia dan Malaysia.
Misi ini merupakan bagian dari proyek IFJ yang didukung oleh Komisi Eropa dengan nama ‘Strengthening Malaysia’s Media for Change’. Delegasi akan melanjutkan perjalanan mereka ke Jakarta untuk hari ketiga dari misi ini.
Dengan adanya misi ini, diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara jurnalis Malaysia dan Indonesia serta memperkuat kemampuan pelaporan di kedua negara.
IFJ Media Malaysia Indonesia Pertukaran Pengetahuan