MADIUN - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Hal ini diungkapkan dalam rapat koordinasi yang diadakan pada hari Kamis, 5 September di ruang 13 Balaikota Madiun.
Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Soeko Dwi Handiarto. Pembahasan dalam rapat itu mencakup berbagai hal penting, terutama mengenai teknis pelaksanaan deklarasi serta sasaran peserta kegiatan. Komitmen Pemkot Madiun untuk memastikan ASN tetap netral selama proses pemilihan sangat ditekankan.
“Giat ini tujuannya adalah sebagai pembinaan. Intinya adalah ikrar bersama dan penandatanganan pakta integritas ASN untuk netral selama Pilkada,” ujar Sekda Soeko Dwi Handiarto. Dengan demikian, diharapkan semua pegawai, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), kontrak, upahan, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dapat menjalankan fungsi pelayanan publik secara objektif.
Lebih lanjut, Sekda Soeko menekankan pentingnya ASN tidak terlibat dalam praktik politik praktis. “Kami terus mengimbau agar ASN bisa bijak dalam bermedia sosial,” tambahnya. Dengan adanya ikrar yang akan dibacakan, diharapkan semua pegawai pemerintah bisa menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan tanpa memihak kepada salah satu kandidat dalam Pilkada. Ini adalah langkah penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
netralitas ASN Pemkot Madiun Pilkada 2024