Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid meminta Presiden Prabowo Subianto untuk tidak menerima pengunduran diri Gus Miftah. Menurutnya, Gus Miftah memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat dan mendukung pembangunan keumatan di Indonesia.
"Kami berharap agar Pak Prabowo tidak menerima pengunduran diri Gus Miftah, sebab sejatinya Gus Miftah ini juga pro wong cilik. Saya sangat yakin Gus Miftah akan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk keumatan," kata Gus Jazil saat memberikan pernyataan.
Gus Jazil juga menyampaikan bahwa peristiwa cemoohan yang menimpa seorang penjual es teh bernama Sunhaji telah berakhir. Kedua belah pihak, yaitu Gus Miftah dan Sunhaji, telah saling memaafkan. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dapat menyelesaikan masalah dengan damai.
Gus Miftah dengan sikap rendah hati telah berkunjung ke kediaman Sunhaji di Magelang untuk meminta maaf secara langsung. Tindakan ini dianggap sebagai langkah positif untuk menyelesaikan permasalahan yang sempat viral di media sosial.
"Kita ambil hikmahnya saja dan kita jadikan pelajaran bersama. Pasti ada banyak hikmah di balik peristiwa ini. Kita jadi tahu, kiai itu guyonannya saja menjadi berkah, apalagi doa dan nasihat-nasihatnya," tambah Gus Jazil.
Dengan pernyataan ini, Gus Jazil berharap agar semua pihak bisa mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut dan menjadikan hal ini sebagai momen untuk meningkatkan solidaritas di masyarakat.
Gus Miftah Jazilul Fawaid pengunduran diri Prabowo keumatan