Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pandangan Baru tentang Tubuh dalam Psikoanalisis

Dalam dunia psikoanalisis, tubuh bukanlah sesuatu yang kita anggap sebagai milik kita sepenuhnya. Sebaliknya, psikoanalisis memperlihatkan bahwa tubuh kita terbentuk melalui interaksi dengan orang lain. Hal ini berarti bahwa tubuh kita bukanlah sesuatu yang sudah ada sebelumnya, tetapi lebih merupakan hasil dari hubungan kita dengan orang lain.

Salah satu konsep penting dalam teori Lacan adalah "tahap cermin" yang terjadi di masa kanak-kanak. Pada tahap ini, seorang anak melihat bayangannya sendiri di cermin dan merasakan pengakuan dari ibunya yang berkata, "Itu kamu!" Pengalaman ini memberikan anak rasa utuh dan percaya diri yang sangat penting bagi pembentukan ego mereka.

Tubuh kita dibentuk dan diberi makna melalui banyak pengalaman awal ini. Setiap interaksi dengan orang lain menciptakan dampak yang mendalam pada cara kita memandang dan merasakan tubuh kita. Misalnya, pengalaman belajar untuk tidak buang air sembarangan atau mendengarkan apa yang diinginkan orang lain dapat menjadi bagian dari proses ini.

Bagian-bagian tubuh seperti mata, mulut, dan organ genital menjadi lokasi dari berbagai perasaan dan urgensi, yang berasal dari dalam diri kita tetapi juga dipengaruhi oleh dunia luar. Pengalaman ini berkontribusi pada pembentukan sikap kita terhadap otoritas, cara kita berinteraksi dengan orang lain, dan bahkan fantasi-fantasi yang menghantui kita.

Seperti yang diungkapkan oleh Leo Bersani, mungkin istilah "psikoanalisis" tidak sepenuhnya tepat. Ia menyarankan agar kita menyebutnya sebagai "soma-analisis" untuk lebih mencerminkan fokus pada tubuh dalam konteks analisis psikologis ini.

Dengan memahami bahwa tubuh kita dibentuk melalui interaksi dengan orang lain, kita dapat melihat diri kita dan hubungan kita dengan dunia dengan cara yang lebih dalam. Ini adalah pandangan baru yang mengajak kita untuk merenungkan kembali bagaimana kita memahami tubuh dan identitas kita.

library_books Drjasonchilds