Selong - Dalam dunia pertanian, harga jual hasil panen seringkali menjadi masalah bagi para petani. Walaupun hasil panen dapat meningkat, tetapi harga jual yang tidak sesuai dapat membuat petani merugi. Hal ini diungkapkan oleh Pj. Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, pada acara panen raya bawang putih yang berlangsung di lahan Kelompok Tani Gureja Paok, Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun.
Pj. Bupati menjelaskan bahwa pemerintah sedang berupaya menciptakan jaringan perdagangan yang efektif. Jaringan tersebut bertujuan untuk memastikan harga yang adil bagi petani dan konsumen. “Pemerintah selalu berupaya berada di posisi keseimbangan. Petani panennya bagus, tetapi harga juga tidak boleh kurang bagus. Bagaimana agar sama-sama bagus,” jelasnya.
Selain itu, Pj. Bupati juga menyoroti pentingnya regenerasi petani. Beliau menginginkan agar menjadi petani bukanlah pilihan terakhir, melainkan pilihan yang menarik bagi generasi muda. Menurutnya, Sembalun haruslah menjadi pusat pertanian yang tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat lokal, tetapi juga untuk NTB, Indonesia, hingga dunia.
“Harapan kami tidak saja Sembalun untuk Lombok Timur, Sembalun untuk NTB, Sembalun untuk Indonesia, bahkan Sembalun untuk dunia,” tambah Pj. Bupati.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian, Sahri, memberikan informasi terkait budidaya bawang putih di Lombok Timur. Pada tahun ini, lahan yang digunakan untuk menanam bawang putih mencakup 425 hektar, yang tersebar di tiga kecamatan: Sembalun, Suela, dan Wanasaba. Sembalun menjadi wilayah dengan lahan terluas, mencapai 380 hektar, dengan berat panen mencapai 21 ton per hektar.
Program bawang putih ini didukung oleh Upland Project, yang ditargetkan dapat mencapai lebih dari 93%. Diharapkan program ini akan kembali mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para petani dalam budidaya bawang putih.
Dalam acara tersebut, Pj. Bupati mengingatkan kepada semua peserta untuk terus bekerja keras, tidak cepat merasa puas, dan saling membantu agar sektor pertanian di Lombok Timur dapat berkembang lebih baik.
keseimbangan harga pertanian Lombok Timur