Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Menteri Agama Ingin Belajar dari Pengalaman Muhammadiyah

Kupang, NTT - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan keinginannya untuk belajar dari pengalaman dan profesionalisme Muhammadiyah dalam mengelola pendidikan. Pernyataan ini disampaikan saat Menag memberikan sambutan di Sidang Tanwir Muhammadiyah yang berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedatangan Menag di acara tersebut disambut hangat oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta peserta Sidang Tanwir. Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar berharap dapat memperoleh masukan dan bantuan dari Muhammadiyah. “Mohon kami sebagai murid meminta bantuan dan masukan kepada ‘ayahanda’ demi kejayaan bangsa kita, yakni melalui Kemenag,” tuturnya.

Menag mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah, untuk bersinergi dalam memperkuat pendidikan dan bimbingan keagamaan di Indonesia. Dia menekankan bahwa Muhammadiyah telah menjadi teladan dalam profesionalisme di bidang pendidikan. “Kami berharap dapat terus belajar dan bekerja sama demi mewujudkan visi Indonesia yang maju dan bermartabat,” ujar Menag.

Tindakan ini menunjukkan komitmen Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan menggandeng organisasi yang telah berpengalaman seperti Muhammadiyah, diharapkan Kemenag dapat memperbaiki dan memperkuat sistem pendidikan yang ada.

Sidang Tanwir Muhammadiyah merupakan forum penting untuk membahas berbagai isu dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan keagamaan. Dengan kolaborasi antara Kemenag dan Muhammadiyah, diharapkan ada langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk menciptakan pendidikan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia.

library_books Kabarmuhammadiyah