Ribuan orang di media sosial berbagi musik favorit mereka melalui fitur Spotify Wrapped. Namun, sebuah tindakan yang memicu kemarahan muncul dari akun resmi militer Israel, yang mengubah serangan militernya di Gaza dan Lebanon menjadi parodi dari fitur tersebut.
Spotify Wrapped adalah rangkuman tahunan yang ditunggu-tunggu oleh para pengguna layanan streaming musik. Dalam fitur ini, Spotify menciptakan ringkasan pribadi mengenai kebiasaan mendengarkan musik, serta fakta menarik tentang selera musik mereka. Biasanya, hasilnya disajikan dalam bentuk slide berwarna-warni yang menarik.
Namun, pada sebuah unggahan di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, militer Israel memposting gambar dengan teks yang berbunyi: "Kami pikir kami akan membagikan tahun kami, dibungkus."
Dalam daftar lagu yang terinspirasi dari Spotify, gambar tersebut mencantumkan "prestasi operasional" seperti pembunuhan pemimpin Hezbollah, Hassan Nasrallah, dan pemimpin Hamas, Yahya Sinwar.
Beberapa judul lagu yang diparodikan mencakup "19.000+ Teroris Dihapus" di bawah album "Bye Bye Bye," yang merujuk pada lagu populer dari NSYNC. Tindakan ini memicu kemarahan di kalangan pengguna media sosial, yang mulai membuat visual ala Spotify Wrapped mereka sendiri dengan statistik mengenai serangan Israel di wilayah tersebut.
Menurut data PBB, selama 14 bulan perang di Gaza, lebih dari 44.500 warga Palestina telah tewas, dengan ribuan lainnya hilang dan diduga tewas di bawah reruntuhan. Hampir 70% dari korban adalah anak-anak dan wanita.
Tindakan militer Israel ini dianggap tidak sensitif dan menunjukkan kurangnya empati terhadap situasi tragis yang terjadi di Gaza dan Lebanon. Banyak pengguna media sosial mengungkapkan kekecewaan dan kemarahan mereka terhadap parodi tersebut, yang dianggap mengejek penderitaan manusia yang nyata.
Isu ini menjadi sorotan global, memicu diskusi tentang etika dalam perang dan bagaimana media sosial dapat digunakan untuk menyampaikan pesan yang dapat menyakiti banyak orang.
militer Israel Spotify Wrapped Gaza Lebanon kritik publik