Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Innovasi DPMPTSP: Program SIPPOIN untuk Kembangkan UMKM Kota Batu

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu mengadakan acara “Njagong Bareng SI KUAT DI IKAT (Solusi Pelaku Usaha Kuat Menjadikan Investasi Ekonomi Meningkat) Edisi 4” pada Rabu, 4 September 2024. Acara ini berlangsung di Verna Cafe and Scenery yang terletak di Jalan Mawar Putih, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, dan dihadiri oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Njagong Bareng adalah sebuah program yang dirancang untuk membantu kemandirian UMKM di Kota Batu. Dalam edisi keempat ini, tema yang diangkat adalah “Fasilitasi Kemudahan Berusaha Sektor Ekonomi Kreatif dan Industri Kecil Menengah” serta pengenalan program baru, yaitu SIPPOIN. SIPPOIN merupakan singkatan dari Sistem Informasi Peluang dan Potensi Investasi, sebuah aplikasi berbasis web yang memiliki tujuan untuk mempromosikan pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif di wilayah ini.

SIPPOIN merupakan ide dari Kepala DPMPTSP Kota Batu, Dyah Lies Tina P., yang berfungsi untuk menyediakan informasi akurat mengenai UMKM. Menariknya, setiap usaha yang ingin diumumkan dalam aplikasi ini harus melalui proses pendaftaran dan verifikasi, termasuk survei oleh Dinas terkait. Hal ini memastikan bahwa setiap usaha telah memenuhi syarat legalitas dan administrasi, seperti badan hukum dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Bambang Supriyanto, Kasi Analis Ahli Madya DPMPTSP Kota Batu, menjelaskan bahwa aplikasi ini sangat penting untuk pengembangan ekonomi lokal. Menurutnya, “SIPPOIN akan menjadi sarana promosi bagi UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Batu. Kami ingin membuka akses informasi yang lebih luas mengenai potensi yang dimiliki, sehingga pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang yang ada.”

Diharapkan, dengan adanya aplikasi ini, kemitraan antara pelaku UMKM, investor, dan pengusaha pariwisata dapat terjalin dengan baik. Hal ini bertujuan agar produk-produk lokal dari Kota Batu bisa lebih dikenal tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional. “Aplikasi ini dibuat untuk mewadahi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif agar mereka bisa bersinergi dan mengembangkan pasar,” tutup Bambang.

library_books Pemkotbatu Official