Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pembukaan Forum Rapat Koordinasi Staf Ahli Kepala Daerah Tahun 2024

Forum Rapat Koordinasi Staf Ahli Kepala Daerah Tahun 2024 resmi dimulai dengan gala dinner yang diadakan pada Rabu malam, 4 September 2024, di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu. Acara ini dihadiri oleh sekitar 150 orang, termasuk Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Pj. Wali Kota Batu, Asisten 2 Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, serta para Staf Ahli dari berbagai daerah di seluruh Nusantara.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Penyelenggara, Mohamad Alwi, dijelaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan yang keempat kalinya. Sebelumnya, rakor staf ahli yang digagas oleh Forsakada Jawa Tengah telah dilaksanakan sebanyak tiga kali. Rapat kali ini akan berlangsung sampai 6 September 2024, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang diadakan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Menariknya, rakor kelima direncanakan akan diadakan di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada bulan Oktober atau awal November mendatang, sebelum pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, dalam sambutannya mengatakan bahwa Kota Batu adalah kota yang dikenal dengan banyak mata air. "Kota Batu ini adalah kota mata air. Sekitar 219 mata air telah ditemukan, dan masih banyak yang belum ditemukan," ungkapnya. Ia menambahkan, kegiatan Rakor Forsakada ini disambut baik oleh pemerintah setempat dan menyatakan kesiapan Kota Batu sebagai tuan rumah.

Sambutan juga disampaikan oleh Dr. H. Akh. Jazuli, S.H., M.Si., yang menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Ia mewakili Pj. Gubernur Jawa Timur dan menyoroti pentingnya kekompakan di antara Aparatur Sipil Negara (ASN) serta peningkatan layanan yang prima kepada masyarakat. "Jawa Timur dalam lima tahun terakhir ini mengalami peningkatan pesat di berbagai sektor, sementara angka kemiskinan menunjukkan penurunan," katanya. Dr. Jazuli menekankan bahwa setiap ASN harus menunjukkan kekompakan dan berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Acara lanjutan juga mencakup diskusi dan perencanaan untuk mendukung kinerja pemerintah daerah agar lebih optimal, terutama menjelang Pilkada yang akan datang.

library_books Pemkotbatu Official