Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia

Hari ini, Kamis (5/12/2024), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk atau yang dikenal dengan singkatan AADI, resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ini adalah langkah penting bagi perusahaan yang dikenal dengan inisiatif Penawaran Umum Perdana (IPO) sahamnya.

Dalam prospektus yang diterbitkan, terungkap bahwa pengendali saham AADI berkomitmen untuk melakukan lock up atau mengunci saham mereka. Ini berarti mereka tidak akan menjual sahamnya setidaknya selama satu tahun setelah pencatatan perdana ini. Pengendali utama AADI adalah PT Adaro Strategic Investment (ASI) dan Garibaldi Thohir, yang akrab dipanggil Boy Thohir.

"ASI bersama dengan Bapak Garibaldi Thohir berkomitmen untuk tidak melepaskan pengendalian atas perseroan, sekurang-kurangnya satu tahun setelah Pernyataan Pendaftaran sehubungan dengan rencana Penawaran Umum Perdana Saham perseroan menjadi efektif," demikian pernyataan manajemen AADI dalam prospektus.

Selain itu, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) juga merupakan pemegang saham besar AADI dengan 7 miliar saham, yang akan dilepas melalui Penawaran Umum Oleh Pemegang Saham (PUPS) bersamaan dengan IPO AADI. Setelah proses IPO dan PUPS, struktur kepemilikan saham AADI akan berubah. ASI akan memiliki 3,2 miliar saham atau 41,10 persen, Garibaldi Thohir dengan 450,36 juta saham atau 5,78 persen, dan masyarakat pemegang saham ADRO sebanyak 3,35 miliar saham atau 43,12 persen. Sementara itu, masyarakat pemegang saham IPO AADI akan memiliki 778,68 juta saham atau 10 persen.

Dalam pengumuman dari Bursa Efek Indonesia, disebutkan bahwa total saham yang dicatatkan AADI mencapai 7,78 miliar saham. Jumlah ini terdiri dari 7 miliar saham pendiri dan 778,68 juta saham yang ditawarkan kepada publik. Harga penawaran untuk saham AADI ditetapkan sebesar Rp5.550 per saham.

Adaro Andalan Indonesia Tbk mencatatkan sahamnya di Papan Utama BEI, dan perdagangan saham resmi dimulai pada hari ini, 5 Desember 2024.

Dengan pencatatan ini, AADI diharapkan dapat menarik perhatian investor dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pasar modal di Indonesia.

library_books Idx Channel