Studi terbaru dari Oxfam mengungkapkan fakta mencengangkan mengenai kontribusi emisi karbon oleh orang-orang paling kaya di dunia. Menurut laporan yang dirilis pada bulan Oktober 2024, lima puluh miliarder dapat menghasilkan lebih banyak emisi karbon dalam waktu 90 menit dibandingkan dengan rata-rata orang yang hidup selama seumur hidupnya.
Kelompok orang terkaya, yaitu 1% teratas dari populasi, bertanggung jawab atas 16% dari emisi CO2 global. Mereka menghasilkan emisi ini melalui investasi, penggunaan jet pribadi, dan yacht mewah. Kelompok elite ini terdiri dari sekitar 77 juta orang yang memiliki pendapatan tahunan lebih dari 310.000 dolar AS.
Menariknya, portofolio investasi seorang miliarder menghasilkan 340 kali lebih banyak emisi dibandingkan dengan transportasi pribadi mereka. Hampir 40% dari investasi ini terfokus pada industri-industri yang mencemari lingkungan, seperti bahan bakar fosil, pertambangan, dan produksi semen.
Pengaruh emisi ini tidak hanya berdampak pada kesenjangan kekayaan. Dalam waktu dua puluh tahun, emisi karbon dari 1% orang terkaya di dunia setara dengan gabungan hasil panen jagung Uni Eropa, gandum AS, beras Bangladesh, dan kedelai China pada tahun 2021.
Penggunaan penerbangan pribadi menjadi contoh nyata dari kelebihan ini. Rata-rata seorang miliarder menghabiskan 425 jam terbang dalam setahun, yang menghasilkan emisi setara dengan 300 tahun emisi karbon seorang manusia rata-rata.
Penting untuk dicatat bahwa jika semua orang di dunia mengikuti tingkat emisi dari 1% teratas, anggaran karbon—jumlah CO2 yang masih bisa ditambahkan tanpa melebihi kenaikan suhu 1,5°C—akan habis dalam waktu lima bulan. Sementara jika mengikuti tingkat konsumsi miliarder, anggaran ini akan lenyap dalam dua hari.
Oxfam miliarder emisi karbon kekayaan lingkungan