Baru-baru ini, Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) mengeluarkan peringatan publik yang penting. Peringatan ini berupa nomor I-090324-PSA. Peringatan ini mengingatkan masyarakat tentang serangan siber yang sedang berlangsung dan sangat agresif, yang ditujukan untuk mencuri cryptocurrency.
Cryptocurrency adalah bentuk uang digital yang semakin populer. Beberapa contoh cryptocurrency adalah Bitcoin dan Ethereum. Serangan yang diungkapkan oleh FBI ini datang dari peretas yang didukung oleh negara, khususnya yang berafiliasi dengan Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara. Negara ini telah dikenal dengan aktivitas sibernya yang berbahaya dan terorganisir.
Menurut pernyataan dari FBI, serangan ini dilakukan melalui kampanye rekayasa sosial yang sangat terencana dan sulit dideteksi. Rekayasa sosial adalah teknik yang digunakan oleh penyerang untuk memanipulasi individu agar memberikan informasi pribadi atau akses ke sistem mereka. Ini bisa dilakukan dengan menyamar sebagai pihak yang terpercaya.
FBI mengingatkan semua orang untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi dengan cryptocurrency, terutama ketika menerima pesan atau tawaran yang mencurigakan. Selalu periksa sumber informasi dan gunakan langkah-langkah keamanan yang kuat untuk melindungi aset digital Anda.
Penting untuk menyebarkan informasi ini supaya lebih banyak orang waspada terhadap ancaman yang semakin kompleks di dunia maya.
FBI cryptocurrency serangan siber Korea Utara