Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kisah Perjuangan Startup Checkmate yang Viral

Pada bulan Desember 2022, startup belanja bernama Checkmate tiba-tiba menjadi viral di kalangan pengguna. Hal ini mengejutkan tim kecil mereka, yang tidak siap menghadapi lonjakan pengguna yang luar biasa. Aplikasi ini menawarkan penawaran yang dipersonalisasi kepada pengguna dengan imbalan bonus cash-back jika mereka berhasil merekomendasikan pengguna baru.

Ketika Checkmate melesat menjadi aplikasi teratas di Apple’s App Store, masalah muncul. Banyak program bot mulai menyerbu sistem mereka, membuat perangkat lunak Checkmate tidak dapat mengimbangi lonjakan permintaan. Ini menyebabkan banyak pengguna manusia mengalami masalah dengan bonus mereka dan mulai mengajukan ribuan tiket dukungan pelanggan untuk mengeluhkan situasi tersebut.

Tekanan yang tinggi membuat salah satu pendiri Checkmate sampai mengalami muntah akibat stres. Sementara itu, CEO Rory Garton-Smith mengalami serangan panik. Dalam situasi yang sangat menegangkan ini, Rory memutuskan untuk menghubungi Nichole Wischoff.

Nichole Wischoff adalah pendiri dan mitra umum di Wischoff Ventures. Ia merupakan tambahan terlambat dalam daftar investor Checkmate, namun berhasil masuk dalam putaran pendanaan awal sebesar $5 juta berkat kerja kerasnya dan janji untuk memberikan bantuan operasional. Tiga bulan setelah bergabung, Nichole membuktikan kemampuannya dalam menghadapi krisis ini.

Berkat ketangguhkan dan nasihatnya, seperti menyarankan untuk merekrut seorang ahli operasi dan melakukan komunikasi yang lebih intens dengan pengguna, Checkmate berhasil melewati badai yang menghantam mereka. Kini, mereka berusaha untuk pulih dan melanjutkan misi mereka dalam dunia belanja digital.

library_books Forbes