Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penghormatan Terakhir untuk Bang Faisal Basri, Ekonom Senior

Keluarga besar Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) tengah berduka setelah berpulangnya Bang Faisal Basri, seorang ekonom senior yang sangat mendukung aktivitas perlawanan terhadap industri ekstraktif di Indonesia. Kehilangan ini dirasakan sangat mendalam oleh seluruh anggota JATAM, yang menganggap Bang Faisal lebih dari sekadar teman—ia adalah bagian dari keluarga dan perjuangan mereka.

Bang Faisal dikenal sebagai sosok yang konsisten mendukung rakyat yang terdampak oleh industri pertambangan. Di akhir hidupnya, beliau berjuang bersama masyarakat yang berupaya melindungi tanah dan ruang hidup mereka. Komitmen ini terlihat di berbagai wilayah, mulai dari kawasan Timur Indonesia hingga terakhir di Dairi, Sumatera Utara.

JATAM menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam, dengan harapan agar semangat dan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Bang Faisal dapat terus dijaga. "Banyak rencana baik yang ingin kami wujudkan bersama beliau. Kini, kami akan melanjutkan 'api perjuangan' yang telah beliau nyalakan," kata salah satu anggota JATAM.

Bang Faisal dikenal luas dalam lingkup akademis dan aktivisme, di mana beliau berkontribusi dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai hak-hak dan perlindungan lingkungan hidup. Dengan berpulangnya beliau, JATAM berjanji untuk melanjutkan perjuangan yang telah dimulai bersama Bang Faisal, dan meneruskan visi untuk keadilan dan keberlanjutan di tanah air.

Selamat jalan, Bang Faisal. Terbanglah tinggi.

library_books Jatamnas