Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bendera Palestina Berkibar di Kota Aleppo, Suriah

Pada hari Senin, pemberontak Suriah mengibarkan bendera Palestina di atas Citadel Aleppo, bersama dengan bendera revolusi Suriah. Ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina.

Dalam sebuah video yang dibagikan di media sosial, salah satu pemberontak yang berdiri di depan benteng bersejarah tersebut menyatakan, "Kami ingin menjelaskan bahwa bendera Palestina sangat tertanam dalam hati dan pikiran kami, dan perjuangan kalian adalah perjuangan kami." Pernyataan ini menunjukkan solidaritas yang kuat antara pemberontak Suriah dan rakyat Palestina.

Minggu lalu, kelompok pemberontak yang dipimpin oleh Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) dan kelompok lain, termasuk beberapa yang didukung oleh Turki, melancarkan serangan mendadak ke kota Aleppo, yang merupakan kota terbesar kedua di Suriah dan pusat keuangan negara tersebut.

Setelah serangan tersebut, pasukan pemerintah yang didukung oleh pesawat tempur Rusia meluncurkan serangkaian serangan udara ke daerah-daerah yang dikuasai pemberontak. Serangan tersebut menimbulkan banyak kerugian.

Menurut laporan dari Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah yang berbasis di Inggris, lebih dari 300 orang telah tewas sejak ofensif dimulai, termasuk setidaknya 24 warga sipil. Angka ini menunjukkan betapa parahnya dampak dari konflik yang berkepanjangan di wilayah tersebut.

Konflik di Suriah telah berlangsung selama lebih dari satu dekade dan melibatkan berbagai kelompok, baik dari dalam maupun luar negeri. Situasi di Aleppo saat ini mencerminkan ketegangan yang terus berlanjut dan kebutuhan mendesak untuk mencari solusi damai.

library_books Middleeasteye