Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyatakan dukungannya terhadap Rusia dalam perangnya melawan Ukraina. Pernyataan ini disampaikan saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Rusia, Andrei Beloussov, yang berkunjung ke Pyongyang pada hari Jumat, 29 November.
Dalam pertemuan tersebut, Kim Jong Un mengungkapkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat terhadap Rusia sangat tidak bertanggung jawab. Ia mengatakan bahwa tindakan anti-Rusia tersebut harus dikutuk oleh masyarakat internasional karena dapat memicu konflik berkepanjangan dan mengancam keselamatan umat manusia.
Kim Jong Un menambahkan bahwa dukungan senjata yang diberikan kepada Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia dengan senjata jarak jauh adalah intervensi militer langsung. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa negara-negara Barat terlibat langsung dalam konflik yang terjadi, dan hal ini sangat mengkhawatirkan.
Dukungan Kim Jong Un terhadap Rusia menunjukkan adanya kerjasama yang semakin erat antara kedua negara. Hal ini juga menjadi perhatian di kalangan internasional, mengingat konflik antara Rusia dan Ukraina yang terus berlanjut. Konflik ini dimulai sejak tahun 2014 dan telah menyebabkan banyak korban serta kerugian yang besar di kedua belah pihak.
Masyarakat internasional terus memantau situasi ini dengan penuh perhatian. Banyak yang berharap agar konflik ini segera berakhir dan perdamaian dapat terwujud. Namun, dengan adanya dukungan dari negara-negara seperti Korea Utara kepada Rusia, tampaknya jalan menuju perdamaian masih akan panjang dan penuh tantangan.
Kim Jong Un Rusia Ukraina dukungan perang