Kota Batu akan mengadakan sebuah diskusi publik yang bertujuan untuk membahas pentingnya konservasi air dan dampak pembangunan terhadap sumber daya air di daerah tersebut. Kegiatan ini akan berlangsung pada Selasa, 3 Desember 2024, mulai pukul 19.00 WIB di Omah Koempoel, Kota Batu.
Kota Batu dikenal sebagai wilayah hulu dari DAS Brantas, yang memiliki banyak sumber mata air. Keberadaan sumber mata air ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan. Dalam perspektif agama Islam, air memiliki peran sentral yang dijelaskan dalam beberapa ayat Al-Quran. Oleh karena itu, perlunya menjaga keberlanjutan sumber daya air sangat ditekankan.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Kota Batu mengalami perubahan signifikan akibat fokus pada pengembangan pariwisata. Pembangunan yang masif telah mengubah wajah Kota Batu dari wilayah pertanian menjadi daerah yang lebih berorientasi pada wisata. Proses pembangunan yang dilakukan secara serampangan mengakibatkan alih fungsi lahan yang berimbas pada privatisasi sumber mata air.
Diskusi ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk mencari solusi bersama mengenai upaya konservasi yang perlu dilakukan. Masyarakat diundang untuk hadir dan bersuara tentang bagaimana menjaga kelestarian sumber air di tengah tantangan pembangunan yang ada.
Kegiatan ini terbuka untuk umum, dan diharapkan dapat menarik perhatian banyak orang untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan dan sumber daya air. Mari kita bersama-sama mendiskusikan kondisi bumi kita, terutama di Kota Batu yang merupakan hulu DAS Brantas.
Kota Batu konservasi air diskusi lingkungan