Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Komitmen untuk Mencapai Zero Stunting: Pj Wali Kota Siap Dukung Program Nasional

JAKARTA - Pertemuan koordinasi tahunan tentang program percepatan penurunan stunting di tingkat nasional diadakan kembali. Acara ini berlangsung selama dua hari di Ballroom Puri Agung Hotel Grand Sahid, Jakarta. Peserta yang hadir terdiri dari berbagai elemen, termasuk perwakilan pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra pembangunan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan perguruan tinggi.

Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, turut berpartisipasi dalam acara tersebut. Ia bersama para kepala daerah lainnya mendengarkan pengarahan yang disampaikan oleh Wakil Presiden K.H. Ma'ruf Amin, yang juga berperan sebagai Ketua Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Stunting Tahun 2024, Wakil Presiden menyampaikan bahwa tahun 2024 adalah tahun terakhir pelaksanaan strategi nasional pencegahan stunting yang dimulai sejak 2018. Selain itu, ini juga merupakan tahun terakhir dari implementasi Perpres Nomor 72 Tahun 2021 mengenai pencegahan stunting.

Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin mengungkapkan, “Selama pelaksanaan program percepatan penurunan stunting selama lima tahun terakhir, banyak kemajuan yang telah tercatat.” Pernyataan ini disampaikan pada Rabu, 4 September 2023, menandai pentingnya komitmen pemerintah dalam menangani masalah stunting.

Menurut data yang disampaikan, angka prevalensi stunting di Indonesia telah menunjukkan perkembangan positif. Dari tahun 2018 hingga 2023, prevalensi stunting menurun dari 30,8 persen menjadi 21,5 persen. Hal ini berarti dalam lima tahun terakhir, terjadi penurunan sebesar 9,3 persen dalam prevalensi stunting.

Stunting adalah kondisi ketika anak mengalami pertumbuhan yang terhambat karena kurangnya gizi, biasanya selama 1.000 hari pertama kehidupannya. Kondisi ini dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak, serta daya saing mereka di masa depan.

Melalui program-program yang sudah dilaksanakan, diharapkan angka stunting dapat terus berkurang, sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

library_books Pemkotmadiun