Setelah mengalami kekosongan selama empat tahun akibat pandemi COVID-19, ajang pemilihan Duta Pemuda Kethuk Kenang Pacitan kembali diselenggarakan. Malam grand final acara ini berlangsung dengan meriah di Auditorium Museum dan Galeri Seni SBY-ANI pada hari Sabtu, 30 November.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, yang menyatakan bahwa kegiatan ini selalu menjadi daya tarik bagi generasi muda. "Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, mudah-mudahan bermanfaat untuk kemajuan Kabupaten Pacitan," ujar Bupati Mas Aji.
Tahun ini, sebanyak 60 peserta, baik putra maupun putri, mendaftar untuk mengikuti pemilihan Duta Pemuda Kethuk Kenang. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, akhirnya terpilih 10 Kethuk dan 10 Kenang yang berhasil melangkah ke babak grand final.
Mas Aji berharap siapa pun yang terpilih sebagai Kethuk dan Kenang Pacitan akan menjadi duta yang mengenalkan potensi kabupaten Pacitan, yang dijuluki Paradise of Java.
Sementara itu, Turmudi, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Pacitan, menambahkan bahwa pemenang ajang pemilihan Duta Pemuda Kethuk Kenang Pacitan akan menjadi duta Kabupaten Pacitan untuk mengikuti ajang Pemilihan Raka dan Raki di Provinsi Jawa Timur. Selain itu, juga akan ada penilaian untuk juara Kethuk Kenang wakil 1 dan 2, juara favorit, serta best supporter.
Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi generasi muda Pacitan untuk berkontribusi lebih dalam mempromosikan daerah mereka melalui berbagai kegiatan positif.
Dengan semangat baru dan harapan yang tinggi, ajang ini diharapkan dapat terus berlangsung dan menjadi wadah bagi para pemuda untuk menunjukkan bakat dan potensi mereka.
Duta Pemuda Kethuk Kenang Pacitan ajang pemilihan pandemi