Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

David Lammy Dikecam Karena Pernyataan Soal Jurnalis di Gaza

David Lammy Dikecam Karena Pernyataan Soal Jurnalis di Gaza

Sekretaris Luar Negeri Inggris, David Lammy, baru-baru ini menghadapi kritik keras setelah mengklaim bahwa "tidak ada jurnalis di Gaza" dalam sebuah pertemuan di parlemen pada hari Rabu.

Pernyataan tersebut diucapkan saat Lammy menjawab pertanyaan dari anggota parlemen Partai Buruh, Matthew Patrick, mengenai penilaian konflik yang terjadi di Gaza dan dampaknya terhadap pengiriman bantuan. Lammy menyatakan, "Saat ini terjadi perampokan yang meluas," kemudian menambahkan, "Tidak ada jurnalis di Gaza dan tidak ada politisi seperti saya yang dapat pergi ke Gaza, jadi saya tidak dapat memverifikasi siapa yang bertanggung jawab atas perampokan tersebut."

Komentar Lammy segera menuai kecaman dari jurnalis di seluruh dunia. Banyak yang merasa bahwa pernyataannya mengabaikan kerja dan penderitaan jurnalis Palestina, di mana setidaknya 127 di antaranya dilaporkan telah tewas selama konflik antara Israel dan Gaza, menurut data dari Komite untuk Melindungi Jurnalis.

Jurnalis Palestina yang mendapatkan penghargaan, Lamis Andoni, menyatakan kepada Middle East Eye bahwa, "Komentar Lammy bersifat rasis dan merupakan penghinaan bagi jurnalis Palestina yang bekerja keras, yang telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam kondisi yang sangat sulit."

Andoni juga menambahkan, "Dia tidak menunjukkan rasa simpati atau solidaritas terhadap kenyataan bahwa banyak jurnalis Palestina telah kehilangan nyawa dan anggota keluarga mereka hanya karena melakukan pekerjaan mereka.

"Anggapan bahwa hanya jurnalis Barat yang dihitung adalah rasis."

Pernyataan Lammy ini menunjukkan pentingnya pengakuan terhadap semua jurnalis, terlepas dari asal mereka, terutama dalam situasi konflik yang berbahaya.

Kritik terhadap Lammy menjadi sorotan, mengingat situasi di Gaza saat ini yang sangat memprihatinkan, dengan banyak jurnalis yang berjuang untuk meliput kejadian di lapangan.

Dengan semakin meningkatnya ketegangan, penting bagi semua pihak untuk menghargai peran jurnalis yang berani melaporkan kebenaran di tengah ancaman dan bahaya.

library_books Middleeasteye