Antony Blinken, yang kini berusia 62 tahun, awalnya bercita-cita menjadi musisi atau jurnalis. Namun, kenyataannya, ia menghabiskan hampir seluruh kariernya dalam dunia kebijakan luar negeri di Washington, D.C. Ini adalah semacam warisan keluarga, di mana baik ayah maupun pamannya pernah menjabat sebagai duta besar pada masa pemerintahan Clinton.
Saat ini, Blinken menjabat sebagai Sekretaris Negara Amerika Serikat. Dalam perannya, ia telah membantu mengatasi berbagai masalah besar, seperti keluarnya Amerika yang rumit dari Afghanistan. Selain itu, Blinken juga berperan dalam menunjukkan dukungan Amerika kepada Ukraina di tengah konflik yang sedang berlangsung dan menghadapi protes terkait krisis kemanusiaan di Gaza. Ia juga bertekad untuk bersaing dengan kekuatan yang semakin meningkat, yaitu China.
Selama masa pemerintahannya dari era Obama hingga Biden, Antony Blinken menjelaskan kepada WIRED mengenai tugas-tugasnya, masa depan Amerika di kancah dunia, serta bagaimana teknologi berperan penting dalam berbagai aspek tersebut. Diskusi ini memberikan wawasan tentang tantangan yang dihadapi Amerika dan strategi untuk menghadapi masa depan.
Peran Blinken sebagai Sekretaris Negara menjadi kunci dalam mengatur hubungan internasional dan kebijakan luar negeri, yang semakin kompleks di era modern ini.
Antony Blinken Sekretaris Negara tantangan global