Di tengah musim liburan, banyak toko berlomba-lomba untuk membuat etalase yang menakjubkan. Namun, salah satu atraksi terbesar tidak memiliki etalase sama sekali. Di sudut Jalan 57 Timur dan Avenue Fifth di Manhattan, berdiri megah tumpukan enam truk Louis Vuitton setinggi 15 lantai. Struktur ini dengan jelas mengalahkan pemandangan sekitar seperti pohon Natal setinggi 74 kaki di Rockefeller Center, gedung Bergdorf Goodman yang megah, atrium Trump Tower, dan gedung Saks Fifth Avenue yang berusia 100 tahun.
Truk-truk Vuitton ini adalah contoh paling mewah dari penyangga bangunan di kota yang banyak bangunannya dilapisi dengan jaring pengaman dan kerangka besi. Setiap detail diperhatikan dengan cermat; enam "truk" ini dilengkapi dengan 840 rivet baja yang dipotong laser dan satu pegangan hitam sepanjang 40 kaki yang beratnya mencapai 2.267 kilogram. Sudut-sudut yang tingginya sekitar 2,1 meter dilas dengan baja yang dilapisi krom, sementara 18 kunci dan pengunci baja masing-masing dipotong dengan laser.
Merek ini berharap bahwa atraksi scaffolding yang menakjubkan ini dapat menarik banyak turis dan warga New York untuk datang dan melihatnya. Di seberang jalan, mereka juga membuka toko sementara lima lantai yang dilengkapi dengan kafe dan chocolatier.
Andrew Gonnella, CEO dari perusahaan scaffolding mewah Urban Umbrella, menyebut ini sebagai trik cerdik. Gonnella yang pernah mengajukan penawaran untuk proyek Louis Vuitton namun tidak mendapatkan kontrak, mengatakan, "Anda memiliki operasi bisnis yang biasanya terhambat oleh proses konstruksi, dan mereka mampu menemukan [pengembalian investasi]." Louis Vuitton menolak untuk berkomentar lebih lanjut.
Detail mengenai bangunan baru di Jalan 57 yang berada di bawah tumpukan truk tersebut masih belum diumumkan. Dengan kehadiran bangunan Louis Vuitton, flagship Tiffany, dan butik Bulgari di persimpangan yang sama, LVMH bersiap untuk mengukuhkan dominasinya di salah satu sudut ritel terpenting di Kota New York.
Louis Vuitton truk mewah New York liburan atraksi