JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan, Maruarar Sirait, mengumumkan bahwa dua perusahaan tambang besar akan memulai pembangunan proyek tiga juta rumah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah acara di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, pada Kamis, 28 November 2024.
Dua perusahaan yang terlibat dalam proyek ini adalah PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) yang akan melakukan groundbreaking di Kalimantan Timur dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) di Kalimantan Selatan. Menurut Maruarar, groundbreaking akan dilakukan bulan depan dan ia berencana menghadiri acara tersebut.
"Bulan depan doakan, saya akan menghadiri dua groundbreaking di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan dari dua pengusaha besar. Kaltim ada Berau, Kalsel Adaro, Boy Thohir. Kenapa mereka di sana, karena tambangnya di sana," jelas Maruarar.
Maruarar mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan program tiga juta rumah tersebut, tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia menekankan pentingnya keterlibatan para pengusaha untuk membantu pendanaan proyek ini. "Kalau hanya mengandalkan APBN, pasti tidak cukup. Jadi tentunya kita sebagai pembantu presiden tidak pasrah. Makanya konsepnya gotong royong," tuturnya.
Proyek pembangunan rumah ini akan diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Maruarar menekankan bahwa rumah-rumah yang dibangun oleh para pengusaha harus dilengkapi dengan furnitur sebelum diserahkan kepada masyarakat. "Itu diberikan bukan untuk dijual, tapi untuk diberikan. Bagaimana membangun rumah, mengisi, dan diberikan kepada rakyat," kata Maruarar.
Rencana groundbreaking oleh BRAU sendiri adalah membangun sebanyak 500 unit rumah di Kalimantan Selatan. Proyek ini ditargetkan untuk mulai dibangun pada penghujung tahun 2024. Maruarar menyatakan bahwa ia telah mendapatkan komitmen dari BRAU untuk segera memulai pembangunan tersebut. "Terakhir dua hari lalu saya mendapatkan komitmen dari BRAU, 500 rumah dengan isinya yang akan diberikan kepada rakyat dan akan mulai dibangun akhir tahun ini," ungkapnya.
Dengan adanya proyek ini, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berpenghasilan rendah. Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.
rumah Kalimantan perusahaan tambang Maruarar Sirait pembangunan