Currywurst adalah makanan cepat saji yang populer di Jerman, yang biasanya disajikan dengan kentang goreng. Makanan ini seringkali dianggap sebagai klasik dari gerai makanan (imbissstand) di negara tersebut. Menurut laporan, sekitar 800 juta porsi currywurst dikonsumsi setiap tahunnya di Jerman, dan sekitar 70 juta porsi diantaranya berasal dari Berlin saja.
Asal usul currywurst dikelilingi oleh berbagai legenda. Salah satu legendanya berkaitan dengan seorang wanita bernama Herta Heuwer. Pada 4 September 1949, Herta mencoba menciptakan resep baru di warungnya di Berlin-Charlottenburg. Ia mengaduk tomat, saus Worcestershire, bubuk kari, dan berbagai bumbu lainnya. Campuran ini kemudian dituangkan di atas sosis yang sudah digoreng dan dipotong kecil-kecil.
Menurut beberapa laporan, Herta sebenarnya berimprovisasi karena kekurangan mustard, yang menyebabkan lahirnya saus baru ini. Apa pun latar belakangnya, saus currywurst akhirnya menjadi sangat terkenal dan mendunia.
Berlin mengklaim hak penciptaan currywurst dan menghormati Herta Heuwer sebagai penciptanya. Herta dikabarkan pernah berkata, “Ick hab dat Patent, basta!” meskipun ia tidak pernah mengajukan paten untuk resepnya. Alasannya, mengajukan paten berarti harus mengungkapkan resep rahasianya kepada publik.
Namun, pada 21 Februari 1958, Herta mendaftarkan merek “Chillup,” kombinasi dari kata "Chilli" dan "Ketchup" di kantor paten. Pada 21 Januari 1959, merek tersebut terdaftar secara resmi sebagai merek kata dan gambar dengan nomor 721319.
Untuk mengenang kontribusi Herta dalam dunia kuliner, Berlin memasang plakat peringatan pada tahun 2003. Saat itu, Wali Kota Distrik Monika Thiemen mengungkapkan, “Hingga saat itu, tidak ada satu pun plakat yang mengingatkan kita pada seseorang yang telah memberikan kontribusi penting bagi hal terpenting bagi kita: makanan.”
Currywurst makanan cepat saji Jerman