Pameran Tokyo Gift Show ke-98 akan berlangsung di Tokyo, Jepang. Acara ini merupakan pameran terbesar keempat di Jepang setelah Tokyo Motor Show. Jumlah pengunjung per hari diperkirakan mencapai 300 ribu orang. Pameran ini diadakan bersamaan dengan Hari Pelanggan Nasional di Indonesia, yang diperingati setiap tahun untuk menghargai peran pelanggan dalam keberlangsungan bisnis.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengambil kesempatan ini untuk memperkenalkan produk-produk unggulan nasabah mereka di pasar internasional. Melalui pameran ini, para pelaku usaha ultra mikro akan dapat menunjukkan hasil karya mereka, sehingga dapat dikenal oleh dunia. Produk yang akan dipamerkan mencakup berbagai kerajinan lokal, seperti kain batik dari Cirebon, kerajinan kain Tapis dari Lampung, manik-manik asli Banyuwangi, kerajinan anyaman dari Jambi, ketak dari Mataram, dan serat dari Yogyakarta.
Untuk menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha, Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menyampaikan pentingnya dukungan bagi para nasabah. Menurut Dodot, acara tersebut memberikan stimulus bagi nasabah untuk terus maju dalam mengelola dan mengembangkan usaha mereka dengan memanfaatkan platform internasional.
“Tentu ini akan menjadi penyemangat bagi nasabah PNM untuk terus berinovasi menyajikan produk yang bermanfaat dan mampu bersaing secara global. Hal ini kami anggap seperti virus positif bagi seluruh nasabah PNM bahwa usaha yang mereka lakukan dapat membawa mereka ke tempat-tempat yang mungkin belum pernah mereka bayangkan. Kami optimis bahwa produk lokal mampu bersaing di level internasional,” ungkap Dodot.
Dengan adanya pameran ini, PNM bertekad untuk terus mendukung nasabah agar dapat meningkatkan kualitas dan kelas produk mereka, sejalan dengan visi perusahaan untuk menciptakan UMKM yang unggul, tangguh, dan inovatif.
Pameran Tokyo Gift Show UMKM produk lokal