Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Drake Gugat Universal Music Group Karena Fitnah

Drake Gugat Universal Music Group Karena Fitnah

Rapper terkenal asal Toronto, Drake, kembali membuat berita. Ia baru saja mengajukan gugatan kedua terhadap Universal Music Group (UMG), kali ini dengan tuduhan defamasi, atau fitnah. Kasus ini semakin memanas dan menjadi sorotan banyak orang.

Dalam gugatan terbaru ini, pengacara Drake mengklaim bahwa ada "bukti yang lebih dari cukup" bahwa UMG tidak melakukan tindakan apapun untuk mencegah Lamar, seorang musisi lain, dari melakukan fitnah terhadap Drake melalui lagu berjudul "Not Like Us." Lagu ini telah menimbulkan banyak kontroversi dan reaksi dari penggemar.

Sebelumnya, Drake juga menggugat UMG dengan argumen bahwa mereka bekerja sama dengan Spotify untuk memanipulasi popularitas lagu "Not Like Us." Menurut Drake, tindakan tersebut membuat lagu itu tampak lebih populer daripada yang sebenarnya.

Pihak UMG menanggapi tuduhan ini dengan tegas. Seorang juru bicara UMG menyatakan bahwa semua klaim tersebut adalah tidak benar dan sangat menyinggung. Ia menambahkan, "Tidak ada sejumlah argumen hukum yang dibuat-buat dan absurd dalam pengajuan pra-tindakan ini yang bisa menutupi kenyataan bahwa penggemar memilih musik yang ingin mereka dengar."

Perseteruan ini kini menjadi salah satu yang paling terkenal di tahun ini, menarik perhatian banyak orang di media sosial. Banyak reaksi dari netizen yang beredar di internet, menunjukkan betapa hebohnya konflik antara Drake dan UMG.

Dengan berlanjutnya gugatan ini, para penggemar dan pengamat musik akan terus mengikuti perkembangan cerita ini. Apakah Drake akan berhasil dalam gugatannya? Atau apakah UMG akan membuktikan bahwa mereka tidak bersalah? Hanya waktu yang akan menjawab.

library_books Mashable