Kevin O'Leary, seorang bintang dari acara televisi "Shark Tank", menyatakan ketidaksenangannya terhadap undang-undang baru di Australia yang disebut "hak untuk memutuskan". Undang-undang ini mulai berlaku pada 26 Agustus 2023. Dengan undang-undang ini, sebagian besar pekerja di Australia dapat mengabaikan panggilan atau pesan teks dari bos mereka setelah jam kerja tanpa perlu khawatir akan tindakan balasan dari atasan.
Undang-undang yang serupa sebelumnya telah diterapkan di negara-negara seperti Prancis dan Belgia. Ini menunjukkan adanya tren global untuk melindungi keseimbangan kehidupan kerja dan mengurangi stres akibat pekerjaan yang terus berlanjut di luar jam kerja resmi.
Dalam satu wawancara di acara talk show "Outnumbered" di Fox News, O'Leary berpendapat bahwa undang-undang tersebut menimbulkan masalah. Ia bertanya, "Apa yang terjadi jika ada acara di kantor dan kantor tutup?" Pernyataan ini menunjukkan kekhawatirannya terhadap dampak undang-undang tersebut terhadap kemampuan manajer dan atasan untuk mengelola tugas di luar jam kerja.
Ketika ditanya tentang reaksi yang dia ambil jika ada stafnya memilih untuk tidak merespons pesan di luar jam kerja, O'Leary menjawab dengan tegas, "Ya, momen berikutnya adalah, saya akan memecat mereka." Pernyataan ini menekankan pandangannya bahwa karyawan seharusnya tetap tersedia untuk pekerjaan meskipun sudah di luar waktu kerja resmi.
Pemikiran O'Leary mencerminkan pandangan sebagian orang yang percaya bahwa komunikasi di luar jam kerja itu penting dalam dunia bisnis yang kompetitif. Namun, banyak juga yang mendukung "hak untuk memutuskan" sebagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan mental pekerja.
Kevin O'Leary hak memutuskan Australia undang-undang