Seringkali, kita melihat rekan kerja yang selalu siap membantu orang lain, bekerja keras lembur, dan menjadi andalan saat ada tugas mendesak. Namun, meskipun sudah bekerja keras, banyak dari mereka yang merasa tidak mendapatkan pengakuan yang layak. Mengapa demikian?
Menurut Alison Fragale, seorang profesor perilaku organisasi di Universitas North Carolina, hanya bekerja keras tidak cukup untuk mendapatkan promosi atau kenaikan gaji. “Mungkin kita telah melewatkan petunjuk penting tentang cara bersinar di tempat kerja,” katanya.
Fragale menjelaskan, penting untuk dikenal tidak hanya karena jam kerja yang panjang, tetapi juga karena dampak positif dari pekerjaan kita. Misalnya, saat berbincang dengan kolega di lorong, kita sebaiknya membagikan pencapaian terbaru kita. Misalnya, ada proyek yang kita kerjakan yang dapat menghemat perusahaan hingga $3 juta per tahun, atau klien baru yang tertarik untuk melanjutkan kontrak setelah terkesan dengan proposal yang kita buat.
Bagi mereka yang khawatir dianggap sombong, Fragale menekankan bahwa beberapa rekan kerja juga melakukan hal yang sama. “Pamer pekerjaan yang baik adalah hal yang perlu dilakukan agar usaha keras kita terlihat,” ungkapnya. Jika setiap orang di kantor saling berbagi keberhasilan, tentunya akan menciptakan suasana yang lebih mendukung.
Pikirkan hal positif apa dari pekerjaan Anda yang mungkin tidak terlihat orang lain. Fokus untuk berbagi pencapaian tersebut, daripada mengeluh tentang berapa banyak akhir pekan yang telah kita korbankan atau bagaimana kualitas kopi di kantor semakin menurun. Dengan cara itu, kita dapat meningkatkan pengakuan atas kontribusi yang telah kita berikan.
Oleh karena itu, untuk mendapatkan penghargaan yang diidamkan, kita perlu mengubah cara pandang kolega dan bos terhadap kita, bukan hanya mengandalkan kerja keras. Hal ini bisa menjadi langkah awal yang penting untuk meraih kesuksesan karir yang lebih baik di masa depan.
pengakuan pekerja tips karir motivasi kerja