Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Jumlah Serigala di Jerman Meningkat, Kini Mencapai 1.601

Berdasarkan laporan dari Bundesamt für Naturschutz (BfN), jumlah serigala di Jerman mengalami peningkatan yang signifikan. Saat ini, jumlah serigala resmi tercatat sebanyak 1.601 ekor, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 1.339 ekor. Peningkatan ini dicatat antara bulan Mei 2023 hingga April 2024.

Penting untuk dicatat bahwa angka ini kemungkinan lebih tinggi. Statistik yang ada hanya mencakup serigala yang memiliki bukti jelas, seperti melalui uji DNA atau foto. Hal ini menunjukkan bahwa populasi serigala yang sebenarnya mungkin lebih banyak dari yang dilaporkan.

Serigala pernah punah di Jerman karena perburuan yang berlangsung selama berabad-abad. Sejak sekitar tahun 1850, serigala dianggap telah punah. Namun, pada tahun 1998, muncul tanda-tanda bahwa sepasang serigala telah menetap di sebuah kawasan latihan militer di Ostsachsen. Dua tahun kemudian, serigala yang lahir secara alami berhasil ditemukan di daerah tersebut. Sejak tahun 2006, serigala mulai menyebar dengan cepat, yang memicu konflik dengan peternak hewan dan perdebatan politik mengenai pengelolaan populasi dan perburuan mereka.

Menurut Bundesumweltministerium, serangan oleh serigala terhadap manusia sangat jarang terjadi. Sebuah studi dari Norwegian Institute for Nature Research menunjukkan bahwa hanya ada sedikit kasus di mana serigala sehat menyerang atau bahkan membunuh manusia.

Saat ini, di seluruh Uni Eropa terdapat lebih dari 20.000 serigala. Hingga kini, serigala hanya boleh diburu jika mereka menunjukkan perilaku yang mencolok dan dianggap berbahaya bagi manusia serta hewan ternak. Namun, hal ini mungkin akan berubah. Negara-negara anggota Uni Eropa telah menyetujui untuk menurunkan status perlindungan serigala dari "terlindungi ketat" menjadi "terlindungi". Ini berarti, akan lebih mudah bagi negara-negara untuk memburu serigala di masa depan. Jerman juga mendukung perubahan ini.

Peningkatan jumlah serigala dan perubahan peraturan perlindungan ini tentunya menjadi perhatian bagi banyak pihak, termasuk peternak dan pengambil kebijakan. Diskusi mengenai cara terbaik untuk mengelola populasi serigala di Jerman akan terus berlanjut.

library_books Tagesschau