Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Hari Internasional Mengakhiri Kekerasan Terhadap Perempuan

Pada hari ini, 25 November, diperingati sebagai Hari Internasional untuk Mengakhiri Kekerasan Terhadap Perempuan. Peringatan ini diluncurkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menarik perhatian dunia terhadap masalah kekerasan berbasis gender.

Menurut statistik terbaru dari PBB, terjadi sekitar 85.000 kasus femisida di seluruh dunia pada tahun lalu. Femisida adalah tindakan pembunuhan terhadap perempuan karena jenis kelamin mereka. Sebagian besar perempuan yang menjadi korban dibunuh oleh pasangan atau anggota keluarga mereka sendiri. Ini menunjukkan betapa seriusnya masalah ini, termasuk di negara kita, Jerman.

Kanselir Jerman, Olaf Scholz, mengumumkan bahwa pemerintah akan memberikan lebih banyak bantuan kepada para korban kekerasan. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perempuan Jerman, Lisa Paus, juga menekankan perlunya perlindungan yang lebih baik bagi perempuan dari kekerasan.

PBB mendesak semua negara untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam menangani isu ini. Mereka menyerukan perubahan dalam hukum, pengumpulan data yang lebih baik, dan akuntabilitas yang lebih tinggi dari pemerintah terkait kekerasan terhadap perempuan. PBB juga menekankan pentingnya menciptakan budaya nol toleransi terhadap kekerasan.

Selain itu, PBB meminta agar lebih banyak dana dialokasikan untuk organisasi hak perempuan dan lembaga-lembaga yang mendukung perlindungan perempuan. Kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan serta femisida adalah hal yang bisa dihindari, seperti yang ditegaskan oleh organisasi ini.

Hari ini juga menandai dimulainya kampanye "Orange the World" yang akan berlangsung selama 16 hari. Sejak tahun 1991, kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. Dengan mengenakan warna oranye, masyarakat diharapkan dapat menunjukkan dukungan mereka untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan.

library_books Tagesschau