Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Allianz pro Schiene, Verkehrssicherheitsrat, dan BUND, terungkap bahwa sepertiga warga merasa tidak puas dengan layanan bus dan kereta di daerah tempat tinggal mereka. Survei ini menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen responden merasa bahwa layanan transportasi umum tidak mengalami perubahan dalam dua tahun terakhir, bahkan ada yang merasa semakin buruk.
Dirk Flege, Direktur Allianz pro Schiene, mengatakan pada hari Senin bahwa satu dari tiga orang merasa "tertinggal". Ini adalah rata-rata nasional, namun ada perbedaan yang signifikan antara berbagai negara bagian di Jerman. Di Sachsen-Anhalt, misalnya, 48 persen responden merasa demikian, sementara di Niedersachsen dan Brandenburg, masing-masing 45 persen. Di sisi lain, di kota-kota besar seperti Hamburg dan Berlin, hanya 10 persen dan 7 persen yang merasa tidak puas.
Dari survei tersebut, dua pertiga responden menyatakan bahwa jumlah keberangkatan di halte terdekat mereka tidak berubah dalam lima tahun terakhir. Sebanyak 15 persen menyatakan bahwa layanan transportasi umum telah memburuk, sementara 17 persen merasa bahwa layanan tersebut telah meningkat.
Survei ini dilakukan oleh lembaga riset opini Kantar pada bulan September dan Oktober, melibatkan lebih dari 2.000 orang di Jerman yang berusia 14 tahun ke atas. Hasilnya dianggap representatif untuk populasi umum.
transportasi umum survei ketidakpuasan layanan