Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Islamabad Kembali Dikepung Protes Mendukung Imran Khan

Ibukota Pakistan, Islamabad, mengalami lockdown untuk hari kedua setelah ribuan pengunjuk rasa berkumpul menuntut pembebasan mantan Perdana Menteri Imran Khan. Para pendukung Khan juga menyerukan pembatalan hasil pemilihan umum yang mereka anggap curang, meskipun klaim tersebut dibantah oleh pemerintah.

Imran Khan, yang telah ditahan lebih dari satu tahun karena berbagai tuduhan, masih memiliki banyak penggemar meskipun menghadapi masalah hukum. Para pendukungnya telah melakukan protes selama beberapa bulan terakhir.

Protes ini telah memicu reaksi keras dari pihak kepolisian, termasuk penggunaan gas air mata terhadap para pengunjuk rasa. Laporan menyebutkan bahwa ratusan orang telah ditangkap dalam aksi protes ini. Menurut pihak kepolisian, sebanyak 139 orang telah ditangkap dan 14 petugas polisi terluka dalam bentrokan tersebut.

Pemerintah juga mengambil langkah-langkah untuk membubarkan kerumunan dengan memblokir jalan menggunakan kontainer pengiriman dan menangguhkan beberapa layanan internet di kawasan tersebut.

Protes ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh Imran Khan di kalangan pendukungnya, yang tetap berjuang untuk hak dan kebebasan mantan pemimpin mereka meskipun dalam keadaan sulit. Rakyat Pakistan kini menyaksikan bagaimana situasi ini berkembang dan dampaknya terhadap stabilitas politik di negara mereka.

library_books Bbcnews