Jakarta, 26 November 2024 - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) mengklaim bahwa cakupan bisnis yang mereka kelola akan jauh lebih besar dibandingkan dengan badan usaha milik Pemerintah Singapura, Temasek Holdings Limited. Hal ini disampaikan oleh Kepala BP Danantara, Muliaman Darmansyah Hadad, dalam pernyataannya pada hari Minggu.
Muliaman menjelaskan bahwa Temasek masih terbatas dalam mengonsolidasi aset-aset BUMN yang ada di Singapura. Sementara itu, BP Danantara memiliki variasi produk investasi yang lebih luas. “Jangka panjangnya kan tidak di-address oleh Temasek, apalagi Temasek juga sangat terbatas sekali mengonsolidasi aset-aset BUMN yang ada di Singapura,” ujar Muliaman.
Dalam upayanya, BP Danantara berkolaborasi dengan Indonesia Investment Authority (INA) dan special mission vehicles (SMV) untuk memperluas cakupan bisnisnya. Muliaman memastikan bahwa Danantara akan mampu mengonsolidasikan berbagai aspek manajemen investasi, perbankan investasi, dan manajemen aset. Dalam hal ini, fungsi manajemen investasi akan dijalankan oleh INA, sedangkan SMV dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan fokus pada pendanaan proyek infrastruktur dan proyek jangka panjang lainnya.
Model usaha yang diterapkan oleh BP Danantara dianggap mampu menjawab berbagai tantangan dalam pembangunan ekonomi dan investasi di masa depan. “Jadi kami berharap ini model yang harus kita ciptakan betul-betul model yang biasa menjawab persoalan pembangunan masa depan,” jelasnya.
Melalui skema yang terintegrasi ini, Muliaman optimis bahwa BP Danantara akan memiliki daya tawar yang tinggi bagi investor asing. “Jadi ada partner domestik dan investor luar negeri, ada juga kegiatan yang berbasis dengan pembiayaan jangka panjang, dan juga leverage dari aset-aset BUMN yang akan beralih ke Danantara,” tambahnya.
Dengan klaim ini, BP Danantara menunjukkan ambisi untuk menjadi pemain utama dalam sektor investasi di Indonesia, bersaing dengan lembaga investasi internasional seperti Temasek Holdings. Ini menjadi langkah penting bagi Indonesia dalam meningkatkan posisi investasi dan pengembangan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.
BP Danantara Temasek Holdings investasi BUMN Indonesia