Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

thyssenkrupp Steel Tutup Pabrik dan PHK 5.000 Karyawan

thyssenkrupp Steel mengumumkan rencana untuk mem-PHK 5.000 karyawan dan menutup pabrik di Kreuztal-Eichen. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap perubahan yang semakin mendalam di pasar baja Eropa.

Dalam keterangan resmi perusahaan, dijelaskan bahwa kapasitas produksi akan dikurangi dari 11,5 juta ton menjadi 8,7 hingga 9 juta ton. Selain itu, 6.000 posisi tambahan akan hilang akibat pengalihan atau penjualan unit bisnis lainnya.

Perubahan ini disebabkan oleh overcapacity atau kelebihan kapasitas produksi yang mengakibatkan meningkatnya impor murah, terutama dari negara-negara di Asia. Hal ini berdampak besar pada daya saing produk baja dari thyssenkrupp.

Dennis Grimm, juru bicara dewan eksekutif thyssenkrupp, menyatakan, "Kami sangat serius dalam menghadapi tanggung jawab ini dan ingin menciptakan perspektif jangka panjang bagi sebanyak mungkin karyawan kami." Ia menambahkan bahwa perusahaan akan melakukan penyesuaian kapasitas dan pengurangan biaya untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang baru.

Keputusan ini menjadi sorotan di kalangan pekerja dan masyarakat, mengingat banyaknya lapangan pekerjaan yang akan hilang. thyssenkrupp Steel adalah salah satu perusahaan baja terbesar di Eropa, dan langkah ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh industri baja secara keseluruhan.

Perusahaan berharap bahwa dengan langkah-langkah ini, mereka dapat meningkatkan daya saing dan bertahan dalam pasar yang semakin ketat. Namun, dampak dari pemutusan hubungan kerja ini akan dirasakan oleh banyak orang, dan perusahaan diharapkan dapat memberikan dukungan kepada karyawan yang terkena dampak.

library_books Tagesschau