KABANJAHE, SUMATERA UTARA – Masyarakat Kabupaten Karo, khususnya di Kecamatan Kabanjahe, dikejutkan oleh berita duka yang menimpa seorang wartawan, Rico Sempurna Pasaribu (47 tahun), bersama keluarganya. Rico, istrinya Elparida Br. Ginting (48 tahun), serta dua anaknya, SIP (12 tahun) dan LAS (3 tahun), ditemukan meninggal dunia dalam peristiwa yang awalnya dilaporkan sebagai kebakaran.
Menurut keterangan resmi dari Kapolres Tanah Karo, Kabid Humas Polda Sumut, dan Kapendam I/BB, kejadian tersebut diduga disebabkan oleh kebakaran. Namun, keterangan ini mulai mendapat tantangan dari pihak keluarga. Eva, anak dari Rico Sempurna, bersama warga setempat dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ), mempertanyakan penyebab kematian yang sebenarnya.
Eva menyatakan kecurigaannya bahwa kematian ayahnya, ibunya, dan dua adiknya tidak hanya disebabkan oleh kebakaran, melainkan ada kemungkinan adanya unsur pembunuhan. "Kami merasa ada yang tidak beres, dan kami akan mencari keadilan untuk ayah dan keluarga kami," ungkap Eva dalam sebuah pernyataan.
Kasus ini semakin menarik perhatian publik, terutama di kalangan jurnalis yang merasa perlu untuk melindungi rekan-rekannya. KKJ berkomitmen untuk membantu keluarga Rico dalam mencari kebenaran atas tragedi yang menimpa mereka. Mereka menuntut agar pihak kepolisian melakukan penyelidikan yang lebih mendalam dan transparan terkait kematian Rico dan keluarganya.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berlangsung. Masyarakat Kabanjahe berharap agar kasus ini segera terungkap dan keadilan dapat ditegakkan. Kejadian ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya keselamatan jurnalis dalam menjalankan tugas mereka.
Rico Sempurna Pasaribu kematian Kabanjahe pembunuhan jurnalis