Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penembakan Polisi di Solok Selatan, Dua Anggota Kepolisian Terlibat

Pada Jumat dini hari, 22 November 2024, terjadi insiden penembakan yang melibatkan dua anggota kepolisian di Solok Selatan, Sumatera Barat. AKP Dadang Iskandar diduga melakukan penembakan terhadap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshar. Setelah kejadian tersebut, AKP Dadang juga melakukan penembakan ke arah rumah dinas Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti.

Menurut keterangan dari Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar, Kombes Andry Kurniawan, pihaknya menemukan sejumlah selongsong dan proyektil peluru yang digunakan oleh AKP Dadang saat melakukan aksinya. "Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), lokasi penembakan memang betul. Kita temukan proyektil dan selongsong di sana. Enam selongsong kita temukan di sekitar rumah dinas Kapolres," jelas Kombes Andry.

Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti, dilaporkan berada di dalam rumah saat penembakan terjadi. Kombes Andry menjelaskan bahwa tersangka, AKP Dadang, berniat untuk menghabisi Kapolres setelah menembak AKP Ulil. Jarak antara rumah dinas Kapolres dan lokasi penembakan diketahui hanya sekitar 20 meter.

Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, terutama di kalangan kepolisian, karena melibatkan anggota polisi dalam tindakan kekerasan. Polda Sumbar kini tengah menyelidiki lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik tindakan AKP Dadang Iskandar dan untuk memastikan keamanan di wilayah tersebut.

Insiden ini menjadi perhatian publik, mengingat keduanya adalah anggota kepolisian yang seharusnya melindungi masyarakat. Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyusul kejadian ini.

library_books Antaranewscom