Perusahaan penyedia suku cadang mobil, Bosch, mengumumkan rencana untuk mengurangi hingga 5.550 pekerjaan dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini disampaikan oleh pihak perusahaan dan lebih dari dua pertiga pemangkasan tersebut akan terjadi di Jerman.
Menurut informasi yang diberikan, angka ini merupakan rencana awal. Rincian lebih lanjut akan menjadi bagian dari negosiasi yang akan segera dimulai dengan perwakilan pekerja. Bosch berkomitmen untuk melakukan pemangkasan ini dengan cara yang se-sosial mungkin.
Penyebab dari pemangkasan pekerjaan ini adalah krisis di industri otomotif. Menurut Bosch, permintaan untuk suku cadang kendaraan listrik (E-Autos) mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini menyebabkan kelebihan tenaga kerja di Hildesheim, salah satu lokasi produksi Bosch. Selain itu, perkembangan pasar untuk teknologi masa depan, seperti sistem bantuan pengemudi dan solusi berkendara otomatis, tidak sesuai dengan harapan awal perusahaan.
Rencana pemangkasan ini mendapatkan kritik tajam dari perwakilan pekerja. Dalam setahun terakhir, beberapa rencana pemangkasan pekerjaan dari perusahaan teknologi ini telah terungkap, dan totalnya lebih dari 7.000 pekerjaan akan terpengaruh. Banyak dari pemangkasan ini akan berdampak pada lokasi-lokasi di Jerman, termasuk di sektor penyedia suku cadang mobil, alat-alat, dan juga anak perusahaan alat rumah tangga, BSH.
Keputusan ini menunjukkan tantangan besar yang dihadapi oleh industri otomotif saat ini, terutama dalam beradaptasi dengan perubahan permintaan pasar dan teknologi baru. Bosch berusaha untuk menyesuaikan operasi mereka agar tetap kompetitif di tengah ketidakpastian yang ada di industri.
Bosch pemangkasan pekerjaan industri otomotif Jerman krisis