Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pertumbuhan Kelas Menengah Asia Melambat

Pertumbuhan kelas menengah di Asia menunjukkan tanda-tanda perlambatan yang signifikan. Selama tahun 1990-an dan 2000-an, rata-rata 19 juta rumah tangga di Asia bergabung dengan kelas menengah setiap tahunnya. Namun, pertumbuhan ini mulai melambat pada dekade 2010-an.

Saat ini, sejak tahun 2021, hanya sekitar 12 juta rumah tangga yang berhasil masuk ke dalam kategori kelas menengah per tahun. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan yang terjadi sebelumnya. Bahkan di India, yang biasanya menjadi contoh positif dalam pertumbuhan kelas menengah, pertumbuhannya tidak merata. Beberapa daerah mengalami peningkatan yang signifikan, sementara yang lain tertinggal.

Perubahan ini dapat berdampak besar pada banyak aspek kehidupan, mulai dari keuntungan perusahaan hingga dinamika politik di negara-negara Asia. Kebangkitan kelas menengah biasanya berhubungan dengan peningkatan daya beli masyarakat, namun saat ini, tantangan ekonomi yang dihadapi dapat mempengaruhi kemampuan orang untuk naik ke kelas menengah.

Dengan situasi yang terus berubah, penting untuk memantau bagaimana perkembangan ini akan berdampak pada masyarakat dan ekonomi di Asia ke depannya.

library_books Theeconomist