Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Hacker Serang Platform Andrew Tate, Data 800.000 Pengguna Dicuri

Platform online milik Andrew Tate, "The Real World", baru saja mengalami serangan hacker besar-besaran yang mengakibatkan pencurian data dari hampir 800.000 pengguna. Serangan ini terjadi saat Tate sedang melakukan siaran langsung acara "Emergency Meeting".

Para hacker berhasil mencuri 324.382 alamat email dan berhasil membobol ratusan ruang obrolan pribadi yang digunakan oleh anggota untuk berdiskusi tentang bisnis dan keuangan. Ini merupakan pukulan berat bagi bisnis digital Tate yang setiap bulan menghasilkan sekitar 85 miliyar rupiah dari 113.000 anggota yang masing-masing membayar 750 ribu rupiah untuk akses.

Para hacker menunjukkan keberadaan mereka dengan membanjiri ruang obrolan utama platform dengan bendera kebanggaan transgender, simbol feminis, dan gambar-gambar yang dihasilkan oleh AI yang menampilkan Tate dibalut dengan bendera pelangi.

Ini bukan pertama kalinya platform Tate diserang. Dalam tahun yang sama, ini adalah serangan kedua yang menimpa "The Real World". Para ahli keamanan siber mengkritik keamanan platform ini, menyebutnya "sangat tidak aman". Semua data yang dicuri, termasuk pesan pribadi dan rincian pembayaran, telah diserahkan kepada pengawas keamanan siber dan jurnalis di DDoSecrets.

Serangan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna mengenai keamanan data pribadi mereka. Dengan semakin banyaknya serangan siber, penting bagi platform digital untuk meningkatkan sistem keamanan agar dapat melindungi informasi pengguna dengan lebih baik.

library_books Tech