Pemerintah Jerman, melalui Menteri Transportasi Volker Wissing, telah meningkatkan tekanan terhadap Deutsche Bahn, perusahaan kereta api milik negara, untuk melakukan perbaikan yang cepat. Wissing menekankan perlunya meningkatkan ketepatan waktu dan efisiensi operasional kereta api. Dalam upaya ini, ia mengajukan sebuah konsep renovasi serta daftar tuntutan untuk perusahaan tersebut.
Salah satu hal yang menjadi fokus utama adalah program perbaikan yang direncanakan akan berlanjut hingga tahun 2027. Wissing menegaskan bahwa Deutsche Bahn harus lebih efisien dalam hal operasionalnya, terutama mengingat bahwa sektor-sektor seperti pengangkutan barang dan transportasi jarak jauh saat ini mengalami kerugian finansial yang signifikan.
Dia mengatakan, "Punctuality sangat buruk, dan keandalan layanan kereta api tidak memuaskan." Sementara itu, Deutsche Bahn juga menghadapi kondisi keuangan yang sulit, dengan kerugian mencapai 1,2 miliar Euro selama enam bulan pertama tahun ini. Perusahaan tersebut membawa utang sekitar 33 miliar Euro, yang menunjukkan betapa mendesaknya perbaikan ini.
Kondisi operasional yang buruk telah berdampak negatif pada penumpang dan karyawan. Wissing menyatakan bahwa dewan pengawas Deutsche Bahn akan membahas konsep perbaikan ini dalam rapat mendatang dan diharapkan akan memberikan persetujuan. Ia mengharapkan laporan tentang pencapaian tujuan perbaikan setiap tiga bulan.
Dengan pernyataan ini, Wissing menekankan pentingnya memiliki program perbaikan yang berkelanjutan, yang diharapkan dapat meningkatkan layanan dan efisiensi Deutsche Bahn hingga tahun 2027 mendatang.
Deutsche Bahn Volker Wissing perbaikan kereta api