Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Gautam Adani Didakwa Terlibat Skandal Suap di New York

Gautam Adani Didakwa Terlibat Skandal Suap di New York

New York, 22 November 2024 - Gautam Adani, seorang miliarder dan ketua dari Adani Group, kini menghadapi dakwaan serius di New York. Ia dituduh terlibat dalam skema penipuan besar dengan membayar ratusan juta dolar sebagai suap kepada pejabat India.

Adani, yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan pribadi mencapai $69,8 miliar, diduga telah menyetujui suap sebesar $265 juta untuk mendapatkan kontrak energi solar yang menguntungkan.

Kasus ini melibatkan kesepakatan antara Adani Green Energy Ltd. dan perusahaan lain untuk menjual 12 gigawatt energi solar kepada pemerintah India. Jumlah ini cukup untuk menerangi jutaan rumah dan bisnis di India.

Di samping Adani, terdapat beberapa terdakwa lain yang juga dituduh menipu para investor Wall Street. Sejak tahun 2018, banyak investor yang menanamkan miliaran dolar dalam proyek tersebut.

Lisa Miller, Wakil Asisten Jaksa Agung, menyatakan bahwa Adani dan rekan-rekannya berusaha "mendapatkan dan membiayai kontrak pasokan energi negara yang besar melalui korupsi dan penipuan, dengan mengorbankan investor di AS."

Saat ini, hakim telah mengeluarkan surat perintah penangkapan yang akan disampaikan kepada pihak penegak hukum luar negeri.

Dalam sebuah pernyataan, Adani Group membantah tuduhan suap yang diajukan oleh Departemen Kehakiman AS, menyebutnya sebagai tuduhan yang tidak berdasar.

Kasus ini menarik perhatian banyak orang, terutama karena melibatkan investasi besar dan masalah korupsi yang serius. Ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan kejujuran dalam bisnis, terutama yang melibatkan proyek-proyek besar yang berdampak luas.

library_books Dwnews